Senin, 27 April 2009

MOTO GP DAN LIMBAD

Maaf, berita ini agak bazi karena banyaknya kezibukan yang ga’ habiz-habiznya menghinggap di badan ini (maaf narziz bangetz). Tapi, berhubung MOTO GP putaran kedua baru dimulai, kayaknya berita ini juga ga’ telat-telat amat.

1. MOTO GP GA JADI BATAL

Ternyata MOTO GP putaran pertama di Qatar yang dibatalin karena faktor cuaca yang tidak bersahabat bukan dibatalin secara total, tapi hanya pindah hari, yaitu diganti hari Senin pagi, tanggal 13 April 2009, jam 01.00 WIB, tempatnya juga masih di Sirkuit Losail Qatar, dengan daftar pemenang yang sama pula seperti saat kualifikasi, yaitu si tiga besar ini: 1. Stonner (Ducati), 2. Rossi (Yamaha), dan 3. Lorenzo (Yamaha).

Well, seperti dugaanku sebelumnya, kalaupun ternyata MOTO GP di Qatar ini jadi diadakan, memang ada 2 kemungkinan, yaitu:

  1. Stonner yang jadi juara, dengan alasan:

- Sirkuit di Qatar ini Ducati bangetz. Jadi udah pasti Stonner menang.

  1. Rossi yang jadi juara, dengan alasan:

- Rossi itu pembalap handal, dia punya suatu kelebihan yang ga’ dimiliki pembalap lain yaitu terus memacu motornya walaupun posisinya jauh berada di belakang dan di atas kertas dia ga mungkin menang, tapi nyatanya udah berkali-kali dia selalu menang walaupun startnya di posisi belakang.

Rossi juga pernah menang karena berhasil kejar-kejaran sama Stonner, di mana pada waktu itu Stonner ada di posisi pertama dan Rossi terus mengejar di belakang Stonner, dan pada akhirnya Rossi berhasil mengalahkan mental Stonner (emang Rossi ini jago bikin mati mental pembalap yang lain), karena Stonner ga’ berhasil mempertahankan posisinya dan yach.. Rossilah yang jadi pemenangnya.

- Kalau Bung Matteo yang jadi komentator, Insya Allah dech Rossi pasti menang. Ya kalau ga jadi juara satu, ya ga pa-pa jadi runner up.

Dan ternyata, hasil MOTO GP putaran pertama pada Senin pagi itu telah menghasilkan seorang juara yakni Cassey Stonner.

Kenapa?

  1. Sirkuit di Qatar itu Sirkuit yang mampu diatasi oleh Ducati. Ducati emang motor tercepat di MOTO GP, Ducati juga jagonya track-track lurus atau yang ga’ banyak belokannya yang tajam.
  2. Boro-boro Bung Matteo jadi komentatornya, MOTO GP yang disiarkan secara live di Trans7 ini sama sekali tidak ada komentatornya. Yang mengomentari ya Pembawa Acaranya itu sendiri. Pantes dech Rossi kalah… Hikz-hikz……

2. LIMBAD JUARA THE MASTER SEASON 2

Aku secara pribadi ga’ suka acara The Master, tapi aku tetap selalu mengikuti perkembangan acara ini tiap minggunya. Terlebih-lebih Final The Master yang disiarkan secara live di RCTI, pada tanggal 17 April 2009, jam 21.00-00.30 WIB, antara DARKO Vs LIMBAD, yang akhirnya melahirkan Juara Baru The Master Season 2, yaitu Limbad yang sangat misterius.

Menurutku pertunjukkan sulap di acara ini untuk kelas yang berbau maut alias yang nyerempet-nyerempet ke arah kematian, seperti Limbad dilindas Stoom, itu menggunakan bantuan jin dan kawan-kawannya. Jadi ga’ murni asli dari kemampuan pesulap tersebut. Ini hanya analisisku saja. Jika ada salah mohon dimaafkan.

Kenapa? Karena David Copperfield Si Master Dunia aja menggunakan bantuan jin dalam pertunjukkan sulapnya, apalagi Master Indonesia.

Ada sebuah buku yang judulnya “Dialog Dengan Jin Muslim” karya Muhammad Isa Dawud, dan berikut ini aku tuliskan isinya dari halaman 147-149 tentang David Copperfield:

+ “Dalam konteks ini, saudaraku, suatu kali aku pernah melihat seorang tukang sihir Amerika bernama David Copperfield di suatu acara televisi, dan dia bisa melakukan begini dan begitu.”

Seakan-akan mengerti apa yang saya maksudkan, Jin-Muslim sahabat saya itu kemudian menunjuk ke pesawat televisi di rumah saya, lalu berkata, “Apakah pemuda ini yang engkau lihat di pesawat televisimu, dan bahwa dia bisa bebas dari berbagai trik, dan dapat melayang di udara?”

+ “Ya, ya, dialah orangnya,” jawab saya.

- “Orang ini sangat dikenal di kalangan para jin. Dia mempunyai perjanjian dengan salah seorang ‘Ifrit. ‘Ifrit mempunyai pasukan yang ribuan jumlahnya, di samping lima yang kuat-kuat seperti yang telah kusebutkan terdahulu.”

+ “Sepertinya, sekarang menjadi enam, di samping ratusan ribu pasukannya itu…,” sambung saya.

- “Ya, mereka itulah yang mengangkat Copperfield. Agar dia bisa melayang sedikit di udara, dibutuhkan ribuan jin untuk mengangkatnya. Sedangkan gadis yang dipotongnya dalam peti itu, adalah jin perempuan yang menampakkan diri dalam wujud seorang gadis manusia. Dia menghilang, kemudian memperlihatkan dirinya kembali tanpa luka sedikit pun.”

Sambil menyodorkan selembar surat perjanjian lain, saya bertanya kepadanya, “Apakah pasti Copperfield menandatangani perjanjian seperti itu?”

Dengan kaget dia menjawab,” Dari mana kaudapatkan ini?”

+ “Seorang Muslim telah mengopinya dari orang Barat. Dia mengatakan bahwa ini adalah perjanjian antara Iblis sendiri dengan seorang tukang sihir.”

Aku memfoto surat perjanjian antara jin dan pesulap yang bersangkutan dari buku ini, tapi ya seperti ini hasil fotonya he he…











Nah, terlepas dari benar atau tidaknya para pesulap yang menggunakan bantuan jin di dalam pertunjukkan sulapnya, semuanya kembali lagi kepada Allah SWT, karena hanya Allah dan para pesulap itu sendiri yang tahu. Wallahu ‘Alam Bish Shawab.

3. MOTO GP MOTEGI JEPANG

Moto GP putaran kedua khusus untuk kelas 800cc ini diselenggarakan di Sirkuit Motegi, Jepang, pada hari Minggu, tanggal 26 April 2009, jam 13.00 WIB, dan disiarkan secara live di trans7. Untuk seri yang kedua ini, Yamaha Fiat boleh berbesar kepala karena baik posisi pertama maupun posisi kedua, semuanya berhasil dimenangkan oleh para pembalapnya, yaitu Jorge Lorenzo di posisi pertama dan Valentinno Rossi di posisi runner up.

Selama balapan berlangsung, terkesan terjadi saingan dalam kubu sendiri dan saingan dengan kubu lainnya. Saingan dalam kubu sendiri, di sini Lorenzo dan Rossi saling berebut posisi juara. Sedangkan saingan dengan kubu lain yaitu di belakang Lorenzo dan Rossi ada 2 pembalap lain yang berasal dari Honda Repsol yaitu Pedrosa dan Dovisiozo yang saling berebut untuk mengejar kedua riders Yamaha tersebut.

Sayang, di garis finish Rossi tidak berhasil menjadi juara, padahal Bung Matteo yang jadi komentatornya. Hikz-hikz. Ya sutralah juara 2 ya ga’ pa-pa. He-he…

Where is Cassey Stonner? Jangan salah, rider Ducati yang satu ini emang kelihatan melempem di Sirkuit yang satu ini, tapi doi berhasil memanfaatkan celah persaingan antara Pedrosa dan Dovisiozo, yang akhirnya doi berhasil nangkring di urutan keempat. Emang Ducati ga’ cucokz ama Sirkuit ini.

Dan inilah 5 besar pemenang MOTO GP kelas 800cc: 1. Lorenzo, 2. Rossi, 3. Pedrosa, 4. Stonner, dan 5. Dovisiozo.

Oce dech, aku akan meliput lagi balapan Moto GP seri ketiga pada tanggal 3 Mei ntar. Insya’ Allah….

BY : RATNA KURNIASIH/IPI/A/07140071

2 komentar:

  1. jeng lha yang 250cc sama 125cc kox ga diulas ,ki piye?

    BalasHapus
  2. THANX BRO FOR YOUR COMMENT, BY THE WAY KEEP GIVE YOUR COMMENTS, PLEASE. OCREEEEEEEEEE?

    BalasHapus